Profil Kesehatan

Kabupaten Agam

Unit Layanan

Indikator

Kamis, 26 April 2018 / 10 Sya'ban 1439 H
Berita > Detil

Kamis, 04/01/2018 - 07:53 WIB

Kilas Balik Pembangunan Kesehatan Kabupaten Agam Tahun 2017

Pembangunan Kesehatan Tahun 2017

Pembangunan Kesehatan Kabupaten Agam Tahun 2017

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya merupakan upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Kabupaten Agam masih terus bergerak melanjutkan pembangunan di bidang kesehatan. Banyak program dan kegiatan yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan capaian kegiatan selama tahun 2017 yaitu telah dilakukan penjaminan terhadap 104.260 jiwa penduduk menjadi peserta JKN. Pembangunan tiga puskesmas yaitu Puskesmas Matur, Baso dan Biaro yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kepada masyarakat. Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan telah dilakukan akreditasi puskesmas, dimana sampai dengan tahun 2017 sudah 16 puskesmas yang terakreditasi. Pengadaan obat, alat kesehatan dan media promosi kesehatan pada 23 puskesmas dan dinas kesehatan telah dilaksanakan untuk mendukung pelayanan kesehatan primer di puskesmas. Selanjutnya, dalam rangka mewujudkan inovasi cerdas pemerintah Kabupaten Agam telah dilakukan kegiatan thaharah mesjid di 122 mesjid di Kabupaten Agam. Pemberian bantuan stimulan jamban sebanyak 2.300 buah kepada rumah tangga melalui kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat untuk mewujudkan stop buang air besar sembarangan.

Pembangunan di bidang kesehatan tidak hanya pada pembangunan fisik namun juga dalam bentuk kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia baik dalam bentuk pelatihan maupun pembinaan yang dilakukan kepada kader dan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan telah dilatihnya sebanyak 2.306 kader posyandu, 2.955 dokter kecil, pembinaan terhadap 313 kelompok ibu hamil, dan pembinaan terhadap 212 industri rumah tangga pangan (IRTP).

Sebagai pemberi layanan kesehatan kepada masyarakat Dinas Kesehatan telah melaksanakan pemeriksaan / skrining kesehatan berkala terhadap 10.578 murid SD, dan skrining berkala terhadap 42.051 penduduk dalam rangka mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan pemantauan terhadap tumbuh kembang balita sebanyak 32.697 balita.

Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: